Seorang anak bernama cahaya pertama kali masuk ke sebuah Sekolah Dasar (SD) Banyuanyar 1 di kotanya dan tak jauh dari lokasi rumahnya yang satu blok, dan disana dia melihat situasi kondisi sekolahnya yang begitu menyeramkan tapi dia tidak begitu takut ketika melalui semua yang ada di sekitar sekolahnya. Selalu tiap pagi diantarkannya dia pergi kesekolah dengan pembantunya, dan tak lama didalam kelas cahaya di tinggal oleh pembantunya karena agar terbiasa menjadi anak yang tumbuh dewasa. Tak lama dia melihat satu persatu temannya didalam kelasnya yang memiliki berbeda sifat dan kemauannya, tak lama kemudian yang bernama Anis dan Neni berani mendekati Cahaya karena cahaya tau sifat dasar Anis dan neni akhirnya cahaya pun tersenyum menyapanya ketika dia mulai mendekatinya dan ketika itu juga akhirnya Cahaya di bentak oleh mereka berdua karena mereka tidak menyukai Cahaya yang baik hati dan polos karena banyak teman yang mendekatinya, maka dari itu Cahaya pun hanya terdiam ketakutan ketika mereka mencubit dan menginjak kaki Cahaya. Dia menangis dan berteriak kesakitan didalam hatinya dan memohon perlindungan pada Allah SWT, dia pun berdoa " Ya Allah maafkanlah kesalahan temanq dan ampunilah segala dosa yang telah dia lakukan terhadap dirinya sendiri." Dan tak lama kemudian akhirnya ada seorang teman barunya juga yang belum ia kenali yaitu Firman ternyata dia juga memahami apa yang dialami Cahaya dan dia pun mau menjadi sahabat baginya, tak lama datang lagi temannya yang bernama Desi dan Putri dia pun mau berteman dengan Cahaya dan tak lama akhirnya mereka bercanda dan berbincang tentang sekolahnya dan ternyata Anis dan Neni melirik cahaya dan kawan - kawan barunya dan seakan lirikannya benci terhadap Cahaya dan kawannya, tapi untungnya teman baru Cahaya (Firman) menenangkan Cahaya dan berkata " Sudahlah jangan dilihat terus biarkan saja,dia iri ma kita. " dan tak lama Rindi pun mendekati teman-teman Cahaya dan berkata " Aq ingin berteman dengan kalian yang baik hati dan aq ingin selalu bercanda sama kalian,bolehkah aq bergabung dengan kalian? ", Kawan cahaya pun berkata " Boleh aja koq gak ada yang ngelarang,nanti kita main bersama ya..." senyumnya yang bahagia. Cahaya merasa tenang berada bersama mereka,dan kemudian setelah perkenalan di dalam kelas dan belajarnya selesai bel sekolah berbunyi dan guru pun keluar melalui kelas dan kawan-kawan Cahaya mendekati dan mengajak Cahaya bermain di halaman sekolah,Cahaya pun menolak karena dia anak yang suka murung dan pemalu disekolahnya. Tak lama kemudian akhirnya rindi pun memanggil dari luar kelas dengan keras " Ayo Cahaya kita main bersama,jangan murung sendiri di dalam kelas gak baik." Akhirnya Cahaya pun beranjak ke halaman sekolahnya dia pun bersemangat dengan kawannya dan bermain2 disekitar sekolahnya. Tak lama kemudian Cahaya hanya terdiam sendiri dan melihat sekeliling sekolahnya dengan duduk sendiri, terasa ada yang berbeda dari sekolahnya. Ternyata dilihatnya kenapa lokasi itu angker dan menyeramkan karena dahulu ada ceritanya ternyata disana terdapat pohon beringin yang begitu besar dan menakutkan dan disekolahq terdapat sebuah bangunan lama yang telah dibongkar sehingga penunggunya pun berkeliaran tidak terima dan mengganggu kawan sekolahq.
Bersambung......
Bersambung......